- Pelayanan Kami ❯ Melayani Jasa Bungkar Atap Lama Di Ganti Baja Ringan SURVE Dan Konsultasi GRATiis..!! 24 JAM Tlpn = 0274 2853197
- Hubungi Kami ❯ WA 0815.1117.1631 / 0877.17171.500 Baja Ringan Klaten, Baja Ringan Jogja, Baja Ringan Magelang, Baja Ringan Bantul
Perbedaan Baja Galvanis dan Galvalum yang Perlu Anda Ketahui

Perbedaan Baja Galvanis dan Galvalum
Baja galvanis dan galvalum terlihat dari kandungan pelapisnya. Galvanis dan galvalume ini merupakan dua jenis pelapisan baja yang cukup dikenal dan digunakan oleh masyarakat. Pada umumnya, galvalum dan galvanis ini sering digunakan untuk membedakan jenis pelapis yang digunakan pada baja ringan.
Galvalum sendiri merupakan bahan coating yang mengandung aluminium dan seng. Sementara itu, galvanis merupakan coating baja yang hanya mengandung zinc. Bagi Anda yang belum paham apa hal yang menjadi faktor pembeda antara galvanis dan galvalum, maka bisa simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Perbedaan Galvanis dan Galvalum
Perbedaan galvanis dan galvalum ini cukup signifikan. Dalam dunia konstruksi, tentunya Anda pernah mendengar istilah baja galvanis dan baja galvalum.
Untuk itu, berikut ini akan dijelaskan apa saja yang menjadi pembeda antara galvanis dan galvalum.
Galvanis
Galvanis merupakan suatu proses pemberian lapisan zinc yang dilakukan terhadap baja. Dengan proses pemberian lapisan zinc ini, maka baja pun tidak akan mudah berkarat.
Uraian bahan yang terdapat dalam Galvanis adalah seng sebesar 97 persen, dan aluminium sebesar 1 kurang lebih 1 persen. Untuk 2 persennya lagi merupakan bahan campuran lain.
Zinc yang digunakan sebagai pelapis baja ini akan terus terkikis oleh polutan hingga habis. Setelah itu, barulah proses perkaratan ini dimulai pada baja. Namun, proses perkaratan ini tidak akan langsung terjadi pada rangka bajanya.
Hal ini dikarenakan rangka baja yang sudah terlindungi oleh lapisan galvanis.
Untuk proses pencelupan ini sendiri terbagi menjadi 2 cara, diantaranya adalah sebagai berikut:
- Pencelupan Konvensional
Perbedaan galvanis dan galvalum terletak pada proses pencelupan konvensionalnya. Baja yang pada umumnya sudah terbentuk ini akan dicelupkan kedalam cairan timah untuk melapisinya.
- Proses Continous Hot Dipped
Dalam proses ini, baja akan lebih dulu dicelupkan kedalam cairan timah. Hal ini akan berlangsung secara terus menerus. Bahan yang dicelupkan kedalam cairan timah ini merupakan plat baja gulungan.
Ada banyak sekali besi yang diberi lapisan galvanis. Dimana galvanis merupakan pelapisan dari zinc, aluminium, kromat, dan dari berbagai kandungan bahan lain yang terdapat pada metal atau besi utama.
Fungsi dari proses pelapisan baja ini adalah untuk menghindari terjadinya adanya kerusakan material baja akibat gesekan dengan bahan lain.
Bahan yang bisa merusak material baja ini seperti asam air hujan. Asam yang terkandung dalam air hujan ini bisa menyebabkan besi berkarat.
Pelapisan pada galvanis ini juga akan menahan besi dari perkaratan yang timbul pada lapisan besi utamanya. Proses galvanisasi yang paling umum dilakukan adalah dengan cara mencelupkan besi utamanya kedalam larutan garam.
Selain itu, proses pencelupan ini juga mengandung zinc. Setelah proses pelapisan selesai, maka besi akan dialiri listrik. Tujuannya adalah agar zinc bisa menempel dengan baik pada permukaan bajanya.
Perbedaan galvanis dan galvalum terlihat dari proses pelapisan galvalume yang hanya bisa dilakukan dengan sistem continous hot dipped.
Saat ini, sudah ada pelapisan baja yang disebut dengan proses NOF. Secara umum, proses Non Oxides Furnace ini sama dengan proses continous hot dipped yang digunakan pada pelapisan galvanis.
Namun, hal yang membedakan antara galvanis dan galvalum adalah pada proses pemanasannya, dan tempat penyimpanan cairan pelapisnya.
Komposisi cairan yang berasal dari pelapisan galvalume ini terdiri dari 55 persen aluminium, dan 45 persen seng. Jadi, bisa dipastikan bahwa untuk 100 persennya murni terdiri dari aluminium dan seng saja.
Dikarenakan kandungan dari aluminium yang cukup tinggi pada galvalume ini, maka membuat lapisannya lebih tahan akan karat jika dibandingkan dengan pelapisan yang dilakukan pada galvanis.
Namun, bahan alumunium ini tidak bisa dicampurkan dengan semen. Perlu Anda ketahui juga, bahwa alumunium tidak bisa melindungi baja dari polutan yang menjadi penyebab karat.
Pada kenyataannya, alumunium jauh lebih tahan karat daripada zinc. Jadi, bisa ditarik kesimpulan bahwa baja yang dilapisi dengan alumunium akan sangat tahan terhadap karat. Namun, baja ini tidak akan tahan terhadap keropos.
Perbedaan galvanis dan galvalum ini sendiri sering ditemukan pada proses pembuatan rangka atap. Baik atap yang menggunakan galvalum maupun yang menggunakan baja ringan.
Galvalum sendiri digunakan sebagai pengganti dari besi pada konstruksi yang tidak hanya fokus pada beban saja. Namun, penggunaan galvalum ini juga dipilih karena keunggulannya yang bebas dari perkaratan.
Besi jenis galvalume ini memang lebih sering digunakan karena lebih mudah dalam proses pemasangannya.
5 Perbedaan Galvanis dan Galvalum
Perbedaan galvanis dan galvalum ini cukup kompleks dari beberapa hal. Berikut hal-hal yang menjadi pembeda antara kedua lapisan baja ini.
- Proses dan metode pelapisannya.
- Komposisi yang ada pada cairan pelapisannya.
- Daya tahan lapisan terhadap baja.
- Galvalum tidak memiliki ketahanan terhadap karat, sedangkan galvanis lebih tahan akan keropos.
- Galvalum tidak bisa dicampurkan dengan bahan semen.
Setelah Anda memahami Perbedaan galvanis dan galvalum, maka bisa ditarik kesimpulan bahwa apabila Anda menginginkan umur besi yang lebih panjang, maka baja ringan bisa Anda pilih.
Pada daerah yang memiliki intensitas cuaca ekstrim, besi galvalume bisa dijadikan sebagai pilihan terbaik. Hal ini dikarenakan galvalum lebih tahan akan proses pemuaian.
Nah, untuk persamaan yang dimiliki dari galvanis dan galvalum ini adalah dimana keduanya sama-sama tidak bisa terlalu lama terkena paparan asam yang cukup kuat. Selain itu, baik galvalum maupun galvanis merupakan dua jenis besi yang juga sama-sama tidak bisa bertahan lama jika tercampur dengan minyak.
Perlu Anda ketahui, bahwa rangka galvalum memiliki kualitas lebih baik dari rangka galvalum. Dimana rangka galvanis lebih mudah mengalami perkaratan apabila bergesekan secara langsung dengan material lainnya.
Rangka galvalum sendiri memiliki ketahanan lebih baik terhadap karat dan korosi. Hal ini tentu saja berbanding terbalik dengan rangka galvalum yang rentan akan perkaratan dan korosi atau keropos.
Hal ini dikarenakan kandungan aluminium yang cukup tinggi pada pelapisan rangka galvalumnya. Sifat dari aluminium yang tahan akan karat ini kemudian dikombinasikan dengan zinc. Dengan begitu, maka bisa menjadikan rangka galvalum ini lebih tahan akan karat dan lebih kuat daripada rangka galvanis untuk pasang baja ringan.
Agar rangka galvanis ini bisa memiliki kualitas yang lebih baik dan lebih tahan lama terhadap karat dan korosi, maka diperlukan pelapisan pada bajanya. Pelapisan rangka galvanis ini menggunakan cat anti karat yang berkualitas baik.
Dengan adanya lapisan cat anti karat tersebut, maka rangka galvanis ini akan lebih tahan terhadap kondisi cuaca ekstrim. Meskipun galvanis dan galvalum berbeda, namun kedua jenis besi ini memiliki tampilan yang sangat cukup tebal.
Demikianlah penjelasan mengenai Perbedaan galvanis dan galvalum semoga bermanfaat untuk Anda.
Bagi Anda yang sedang mencari baja ringan zincalume, bisa mendapatkannya di Toko Baja Ringan terdekat, ini merupakan supplier baja ringan zincalume yang berkualitas dan sudah berpengalaman dibidangnya.
Tags: baja galvalum, Baja galvanis
Perbedaan Baja Galvanis dan Galvalum yang Perlu Anda Ketahui
7+ Perbandingan Taso dan Kaso yang Berbahan Kayu
Diposting oleh adminKaso termasuk material penting dalam pembuatan konstruksi bangunan. Baik itu yang terbuat dari kayu maupun baja ringan, yang diproduksi oleh Taso. Kaso sendiri biasanya digunakan dalam pembuatan atap rumah/bangunan. Namun adakah tahu, apa perbandingan Taso dan Kaso yang berbahan kayu ini? Maka dari itu, untuk menjawab pertanyaan diatas, maka kali ini akan dibahas mengenai jenis…
SelengkapnyaMengenal Jenis Atap Spandek dan Kelebihannya
Diposting oleh adminAtap Spandek, Seperti yang Anda ketahui bahwa salah satu yang menjadi komponen penting dalam setiap bangunan adalah atap. Dimana pada setiap jenis atap tentu memiliki harga, kualitas dan bahan dasar yang berbeda-beda. Salah satunya adalah jenis atap spandek yang memiliki harga tidak mahal. Oleh karena itu Anda perlu mengetahui dan mengenal jenis atap spandek dan…
SelengkapnyaHarga Jual Jasa Pasang Rangka Atap Baja Ringan Murah Terbaru 2025
Diposting oleh adminHarga Jasa Pasang Rangka Baja Ringan Per Meter Persegi Terbaru 2025 Baja Ringan murah – Kami melayani Pesan pasang jasa pemasangan rangka atap baja ringan untuk atap bangunan di Yokyakarta, Klaten, Magelang, Solo dan sekitarnya, Baik itu berbentuk jasa ataupun jasa dan matrial rangka atap baja ringan per meter persegi terbaru tahun 2025. Kami menerima…
SelengkapnyaHal yang Perlu diperhatikan Agar Rangka Baja Ringan Tidak Ambruk
Diposting oleh adminRangka Baja Ringan, Sekarang ini, atap baja ringan telah menjadi salah satu pilihan yang banyak digemari oleh berbagai kalangan karena keunggulan yang dimiliki. Namun mengingat bobotnya yang ringan tentu ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan agar rangka baja ringan tidak tidak ambruk saat proses konstruksi dan pasca pemasangan. Sesuai namanya, baja ringan adalah material logam…
SelengkapnyaBaja Ringan Bantul, jogja murah dan kanopi baja ringan klaten murah
Diposting oleh adminJika Anda sedang cari Baja Ringan Bantul, Atap Baja Ringan Di Bantul Jogja, Jual baja ringan bantul, Toko baja ringan bantul, dapatkan promo harga terkini. Kami adalah satu satunya distributor untuk wilayah baja ringan bantul yang mengutamakan kuaitas dengan harga yang sangat terjangkau, kami merupakan toko baja ringan bantul Yang di bawah Naungan Baja Ringan…
SelengkapnyaTips Memilih Bentuk Rangka untuk Atap Baja Ringan
Diposting oleh adminMemahami tips memilih bentuk rangka untuk atap baja ringan termasuk hal yang penting karena berkaitan dengan kekuatan dan estetika bangunan. Atap baja ringan saat ini semakin banyak digemari untuk pembangunan rumah karena menawarkan berbagai macam keunggulan. Beberapa diantaranya adalah bobotnya yang lebih ringan, lebih kokoh, dan juga memiliki biaya lebih terjangkau. Maka dari itu, wajar…
Selengkapnya

Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar.